Tentang Kami
Suryamas didirikan pada 21 September 1989 dan memperoleh status hukum sebagai perseroan terbatas swasta pada 31 Oktober 1990, dengan fokus bisnis utama pada pengembangan properti di Indonesia. Proyek pertama perusahaan adalah Rancamaya Golf Estate, yang mengadopsi konsep resor pegunungan dan hunian hijau di atas lahan seluas 400 hektar. Dibuka pada tahun 1993, kawasan ini dikenal dengan lapangan golf 18 lubang berstandar internasional yang dirancang oleh Ted Robinson dan beroperasi sebagai lapangan golf keanggotaan/pribadi. Kawasan ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk clubhouse, country club, kolam renang, lapangan tenis, pusat kebugaran, spa, restoran, taman bermain, dan aula serbaguna. Fasilitas pendukung seperti Sekolah Highscope Indonesia (TK dan SD), ATM Center, area komersial, dan layanan manajemen kawasan untuk kebersihan, lanskap, pengolahan air, dan keamanan juga didirikan untuk memastikan ekosistem hunian yang lengkap.
Pada tahun 2004, PT Multiraya Sinarindo, anak perusahaan Suryamas, meluncurkan proyek Mahogany Residence di Cibubur, menawarkan 325 unit rumah premium berdesain minimalis di atas lahan seluas 11,2 hektar. Pada tahun 2008, seluruh unit terjual, menandai salah satu harga tanah tertinggi di kawasan tersebut. Pada tahun yang sama, Suryamas menjalin usaha patungan untuk mengembangkan Harvest City, sebuah kawasan hunian mandiri seluas 1.050 hektar di wilayah Cibubur–Cileungsi yang membentang di Kabupaten Bogor dan Bekasi. Harvest City menjadi proyek kawasan hunian mandiri baru terbesar di kawasan tersebut. Bersamaan dengan itu, Suryamas memperluas inisiatif pendidikan dengan mendirikan Highscope School di Rancamaya pada tahun 2008 dan kemudian memperluasnya ke jenjang pendidikan dasar pada tahun 2014.
Melanjutkan pertumbuhannya, Suryamas meluncurkan Royal Tajur di Bogor pada tahun 2012, yang awalnya seluas 7,2 hektar dengan tahap kedua direncanakan seluas 81,2 hektar. Untuk memperkuat portofolionya, perusahaan meresmikan R Hotel Rancamaya pada tahun 2014 dan mengakuisisi lahan seluas 20 hektar di Balaraja pada tahun 2015, yang kemudian diikuti dengan pengembangan lahan lebih lanjut pada tahun 2016–2017, termasuk perluasan masterplan Harvest City menjadi 1.350 hektar. Pada bulan Oktober 2024, Sinar Mas Land, melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), resmi mengakuisisi PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM). Akuisisi ini memperkuat posisi Sinar Mas Land sebagai pengembang properti terkemuka, memperluas pengaruhnya di Cibubur, Cileungsi, dan Bogor di Jawa Barat.





